SMK Negeri 2 Ponorogo Gelar Seleksi LKS Jurusan Kecantikan dan Spa untuk Persiapan LKS 2027

Ponorogo KontroversiNews — SMK Negeri 2 Ponorogo melalui Program Keahlian Kecantikan dan Spa melaksanakan kegiatan Seleksi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) sebagai langkah awal dalam mempersiapkan kandidat terbaik yang akan berlaga pada Lomba Kompetensi Siswa tahun 2027. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula SMK Negeri 2 Ponorogo, dan dimulai pukul 08.00 WIB.

Acara seleksi ini dihadiri oleh seluruh guru Program Keahlian Kecantikan dan Spa yang berperan aktif sebagai tim penguji dan pendamping kegiatan. Seleksi LKS dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMK Negeri 2 Ponorogo, Ibu Sri Sumaryana, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seleksi ini sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kegiatan Seleksi Lomba Kompetensi Siswa Jurusan Kecantikan dan Spa bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta didik sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing. Selain itu, seleksi ini juga dirancang untuk membentuk karakter siswa yang kompetitif secara positif, profesional, kreatif, mandiri, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pembelajaran dapat terus meningkat dan menghasilkan lulusan yang terampil, produktif, serta mampu bersaing di dunia kerja maupun ajang kompetisi prestasi.

Seleksi LKS diikuti oleh total 30 peserta yang terbagi ke dalam dua konsentrasi keahlian. Sebanyak 21 peserta mengikuti seleksi pada konsentrasi Beauty Therapist, sementara 9 peserta lainnya mengikuti seleksi pada konsentrasi Hairdressing. Seluruh peserta merupakan siswa terbaik yang telah melalui tahap pembinaan awal dan memiliki minat serta potensi di bidangnya masing-masing.
Pada konsentrasi Beauty Therapist, peserta diuji melalui tes praktik kemampuan tata rias wajah dengan tema Bridal Makeup Look. Dalam tes ini, peserta dituntut untuk menunjukkan keterampilan teknik rias, ketepatan pemilihan warna, kebersihan kerja, kreativitas, serta kesesuaian riasan dengan konsep pengantin yang telah ditentukan. Sementara itu, peserta konsentrasi Hairdressing menjalani tes praktik styling rambut dengan konsep Ladies Commercial Hairstyle, yang menekankan pada teknik penataan rambut modern, estetika, kerapian, serta kesesuaian dengan tren komersial.

Proses seleksi berlangsung dengan ketat dan objektif, mengacu pada standar penilaian yang telah disesuaikan dengan kriteria Lomba Kompetensi Siswa. Dari hasil seleksi tahap awal, ditetapkan sebanyak 6 peserta sebagai finalis untuk konsentrasi Beauty Therapist dan 4 peserta sebagai finalis untuk konsentrasi Hairdressing. Para finalis terpilih selanjutnya akan mengikuti seleksi lanjutan dan pembinaan intensif untuk menentukan satu kandidat utama pada masing-masing konsentrasi.
Kandidat utama yang terpilih nantinya akan dipersiapkan secara khusus untuk mewakili SMK Negeri 2 Ponorogo pada ajang Lomba Kompetensi Siswa di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Dengan adanya seleksi ini, sekolah berharap dapat menemukan talenta-talenta berprestasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara dan sikap profesional.

Melalui kegiatan Seleksi LKS ini, SMK Negeri 2 Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik serta mencetak generasi muda yang siap bersaing dan berprestasi di bidang kecantikan dan spa. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata peran sekolah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di masa depan.(Andik